Minggu, 22 Februari 2009

Rencana Membuat kaos ILKOM Kelas D

Kaos Aja Dulu Dech ....????

Sesuai kesepakan temen - temen kelas d ternyata semua pada setuju apabila akan di adakanny pembuatan switer kelas D tetapi alangkah indahnya pembuatan switer di barengin sama pembuatan kaos tetapi sungguh berat pula apabila pembuatan kaos di barengin dengan pembuatan switer mungkin akan cukup banyak dana yang di keluarkan dalam pembutan yang di maksud di atas

Penulis mengusulkan sebelum ke switer coba dulu buat kaos terlebih dahulu dan apabila banyak yang berminat baru kita lakukan pendesainan pembuatan switer dan mempunyain kendala juga dalam mendesaing switers itu contohnya vaja padan layout switer yang cukup sulit di cari apa lagi dengan desaing bulak balik seperti jaket / switer HIMAKOM yang sudah temen – temen tau sebelumnya berikut adalah contoh desaing untuk pembutan kaos berdasarkan warna dan jeins nya mungkin penulis tidak bisa se ferfect mungkin membuat ddesing itu ya maklum lah bukan desainer handal huuhuuiii

Dalam contoh layout di atas apabila temen –temen ada yang suka , gax suka atau mempunyai desaing lain tolong kirim aja pesan ke e-mail penulis yah ke :

Dan jangan lupa pula disertai nama dan NPM yah buat di data di kolom pemesanan mungkin saya akan melakukan pemesanan untuk contoh kaos yang telah di pesan dan itu juga apabila temen-temen banyak yang suka atau berminat SOAL harga jangan kuatir lah penulis juga tidak ngambil untung sedikit pun dari pembuatan kaos ini . .

Istilh - Istilah Dalam Sistem Berkas

MATA KULIAH SISTEM BERKAS

 S istem berkas ialah suatu system untuk mengetahui bagaimana cara menyimpan data dari file tertentu dan organisasi file yang digunakan

Sistem Akses ialah cara untuk mengambil informasi dari suatu file
Insert ialah menyisipkan data baru atau tambahan ke dalam tumpukan data lama

  • Up-date ialah mengubah data lama dengan data baru, perubahan ini bias sebagian atau keseluruhan
  • Reorganisasi ialah penyusunan kembali record-record dari suatu file (untuk jumlah data tetap) Istilah-sitilah dasar yang digunakan
  • Elemen Data ialah salah satu nilai tunggal dengan satu petunjuk nama dan deskripsi karakteristik seperti tipe (char, nomor, kode) dan panjang karakter atau digit
  • Entitas ialah suatu obyek yang dapat dibedakan dari lainnya. Obyek disini dapat berupa barang atau peristiwa
  • Field ialah lokasi penyimpana untuk sala satu elemen data. Field berisi sekumpulan karakter. Field juga bias disebut item Contoh : ruang penyimpanan untuk idenstifikasi nomor siswa
  • File ialah sekumpulan record dari tipe tunggal yang berisi elemen-elemen data yang menggambarkan himpunan entitas Contoh : file siswa yang berisi satu record untuk tiap siswa dalam system
  • Access Data ialah suatu dimana suatu program mengakses secara fisik record-record dalam file penyimpanan Contoh : Entitas gaji, entitas nomor telo, entitas nilai ujian
  • Atribut ialah karakteristik yang menjadi ciri dari entitas Contoh : Entitas gaji pegawai, terdiri dari atribut : NIP, Nama, Jam lembur, Tunjangan gaji pokok
  • Item data : Tempat penyimpanan setiap atribut dari sebuah entitasContoh : item data untuk nama mahasiswa, item data untuk NPM, item itu blas disebut fiel, tetapi lebih tepat dipakai untuk menunjukkan tempat dimana item data disimpan.
  • Item data elementer : bagian lebih kecil dari item dataContoh : item data tunggal dapat dibagi menjadi item data elementer tanggal bulan dan tahun, item nama dapat dibagi menjadi nama depan, nama belakang, nama panggilan
  • Record : Kumpulan item data yang saling berhubungan Klasifikasi data terdiri 3 kelompokkelompok data tetap adalah kelompok data yang tidak mengalami perubahan paling tidak dalam kurun waktu yang lama contoh : data mahasiswa Kelompok data tak tetap adalah kelompok data yang secara rutin mengalami perubahancontoh : Data kartu rencana studi tiap semesternya berubah kelompok data yang bertambah menurut waktu merupakan data akumulasi dari kelompok data tetap dan kelompok data tak tetap contoh : transkrip nilai
Klasifikasi berkas
master file merupakan jenis berkas paling penting, terdiri dari field yang isinya relative tetap
1) reference master file berisi record yang tak berubah/jarang berubah
contoh : Berkas pelanggan yang berisi field : nomor rekening, nama, dan alamat
2) Dynamic master file berisi record yang terus menerus berubah dalam kurun waktu tertentu. Berubah secara berkala/berdasarkan suatu peristiwa transaksi
Contoh : Berkas stok barang
3)Transaction file disebut juga berkas transfer yang berisi record-record yang akan memperbaharui/mengupdate record-record yang ada pada berkas induk dapat berupa penambah record atau penghapusan.
Contoh : Daftar mahasiswa masuk dan keluar baik lulus maupun drop out
report file berkas yang berisi record-record yang disusun sedemikian rupa sehingga memudahkan sepemakai mendapatkan informasi berkas tersebut
contoh : rapor ulangan siswa
4)Work file berisi record-record yang diperlukan sementara dari berkas ini dapat di buat program yang dipakai sebagai program lain sebagai input
Contoh : penyotiran barang
Program file berisi perintah-perintah untuk memproses data
Contoh : program penggajian karyawan, program penilaian siswa
Dump file berkas ini dipakai tujuan keamanan mencatat tentang kegiatan pengupdate, sekumpulan trasaksi yang telah diproses atau sebuah program yang mengalami kekliruan
Contoh : back up data
Library file berkas ini dipakai untuk penyimpanan program aplikasi atau utilitas yang lainnya.
History file berkas ini merupakan akumulai dai hasil pemprosesan berkas induk dan pemprosesan berkas transaksi terus berkembang seiring dengan kegiatan yang terjadi
Ada 2 jenis alat penyimpanan
1. Primary memory/main memory
- Primary memory disimpan pada primary store
- Identik dengan internal memori
Ada 4 bagian di dalam primary store
1) Input store area adalah menampung data yang di baca
2) Program store area adalah untuk menyimpan struktu dan untuk pengolahan data
3) Working store area adalah tempat pemprosesan data
4) Output store area adalah penyimpana informasi yang telah di olah
- dalam primary key terdapat 65536 address untuk personal computer mulai address 0000 s.d. 65536
berdasarkan hilangnya/tidaknya berkas kita mengenal dua jenis penyimpanan
1) Volatile yaitu berkas data/program akan hilang bila listrik di padamkan
2) No volatile yaitu berkas data/program akan hilang meskipun listrik padam
Primary store terdiri dari
- Ram cip yang bersifat volatile, primary stori juga volatile stori
- Volatile sendiri ada 2 jenis
1) serial/access storage device sequential
contoh : magnetic tape, punchen card
2) Direct
Contoh : Disk magnetic, floppy disk
Beberapa pertimbangan dalam memilih penyimpanan data
- cara penyusunan data
- kapasitas penyimpanan
- waktu access
- kecepatan transfer data
- persyaratan pemeliharaan
- persyaratan lingkungan
- reliabilitasi
- standarisasi
- harga
o Magnetik tape adalah alat menyimpan data untuk berkas besar yang diakses dan di proses secara sequential data di simpan dalam bintik kecil yang bermagnit dan tidak tampak pada bahan plastic yang di lapisi besi oksida atau peroksida pada satu sisi dari magnetic
Ø Keuntungan menggunakan magnetic tape
· panjang recored tak terbatas
· densitas data tinggi
· harga murah
· kecepatan transfer data tinggi
Ø keterbatasan menggunakan magnetic tape
· access langsung terhadap record lambat
· memerlukan penafsiran pada mesin
· masalah lingkungan
Operasi File Berkas
  • File adalah kumpulan sejumlah kompenen yang bertipe data sama, yang jumlahnya tidak tertentu
  • File Tekx ialah file yang berisi data karakter. Dapat diakses secara sequential saja.
  • File bertipe ialah jenis file dengan tipe komponennya didefinisikan oleh pemprogramOrganisasi berkas dengan banyak Key eknik untuk memberikan hubungan antara sebuah indek dan data record dari berkas ada dua  T nversion
  •  Organisasi inverter file ialah suatu pendekatan dasar untuk memberikan hubungan antara sebuah indek dan data record dari file à inverse Sebuah key pada indek inverse mempunyai semua nilai key dimana masing-masing nilai key mempunyai penunjuk ke record yang bersangkutan à inverted file sebuah indek inverse dapat dibuat bersama sebuah relative file atau sebuah indek sequential
Primary key à key yang dipakai untuk menentukan struktur storage dari file
Secondary key à key yang lainnya
Completely inverted ialah file yang mempunyai inverse untuk setiap data filed
Inverted file ialah file yang bukan completely inverted tapi paling sedikit mempunyai satu indek inverse
2. Multi_list
Organisasi multi-list file ialah kebalikan organisasi inverter file
Pengenalan control input / output
Definisi dan persyaratan control I/O
Sebuah system control I/O bertujuan untuk memberikan bantuan kepada user untuk memungkinkan mereka mengakses berkas.
Tugas dari system control I/O adalah :
- Memelihara directori dari berkas dan lokasi informasi
- Menentukan jalan bagi aliran data antara main memory dan alat penyimpanan sekunder
- Mengkoordinasi komunikasi antara CPU dan alat penyimpanan sekunder
- Menyiapkan berkas penggunaan input atau output
- Mengatur berkas, bila penggunaan input atau output telah selesai
Direktori berkas & control informasi
Sebelum berkas dapat diakses oleh sebuah program, system operasi harus mengetahui pada alat penyimpanan sekunder dimana berkas tersebut berada
Aktifitas I/O terutama mencakup perpindahan data antara main memory dengan alat penyimpanan sekunder atau alat I/O seperti printer, terminal dan card reader, operasi I/O memerlukan dukungan control alat secara mendetail
Chanel program ialah berfungsi menentukan operasi yang diperlukan akses peralatan dan mengontrol alur data
Macam-macam Chanel
  • Selector Chanel ialah mengatur aliran data antara memori utama dengan sebuah peralatan pada saat tersebut. Bekerja dengan kecepatan tinggi seperti disk. Atau bekerja dengan kecepatan rendah seperti card reader. Multieplexor Chanel mengatur aliran data antara memori utama dengan beberapa peralatan, saluran multiplexor lebih efektif bila menggunakan peralatan dengan kecepatan rendah blok Multiplexor mengatur aliran data ke berbagai peralatan blok multiplexor chanel dapat mengakses satu intruksi dari saluran program untuk satu peralatan, kemudian dapat mengaktifkan intruksi-intruksi dari saluran program itu keperalatan lain
  • Macam-macam Device
- Dedicated Device digunakan untuk pengaksesan oleh satu orang pada setiap saat. Contoh : Terminal, bersifat tidak komplek
- Shared Device digunakan untuk pengaksesan oleh banyak pemakai secara bersamaan. Contoh : Disk, bersifat kompleks

Jumat, 20 Februari 2009

SisteM Operasi

- Sistem Operasi

Sistem operasi merupakan sebuah penghubung antara pengguna dari komputer dengan perangkat keras komputer. Sebelum ada sistem operasi, orang hanya mengunakan komputer dengan menggunakan sinyal analog dan sinyal digital. Seiring dengan berkembangnya pengetahuan dan teknologi, pada saat ini
terdapat berbagai sistem operasi dengan keunggulan masing-masing. Untuk lebih memahami sistem operasi maka sebaiknya perlu diketahui terlebih dahulu beberapa konsep dasar mengenai sistem operasi itu sendiri.

Pengertian sistem operasi secara umum ialah pengelola seluruh sumber-daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan sekumpulan layanan (system calls) ke pemakai sehingga memudahkan dan menyamankan penggunaan serta pemanfaatan sumber-daya sistem komputer.

- Sasaran Sistem Operasi

Sistem operasi mempunyai tiga sasaran utama yaitu kenyamanan -- membuat penggunaan komputer menjadi lebih nyaman, efisien -- penggunaan sumber-daya sistem komputer secara efisien, serta mampu berevolusi -- sistem operasi harus dibangun sehingga memungkinkan dan memudahkan pengembangan, pengujian serta pengajuan sistem-sistem yang baru.


Sejarah Sistem Operasi

Menurut Tanenbaum, sistem operasi mengalami perkembangan yang sangat pesat, yang dapat dibagi
kedalam empat generasi:
• Generasi Pertama (1945-1955)
Generasi pertama merupakan awal perkembangan sistem komputasi elektronik sebagai pengganti sistem komputasi mekanik, hal itu disebabkan kecepatan manusia untuk menghitung terbatas dan manusia sangat mudah untuk membuat kecerobohan, kekeliruan bahkan kesalahan. Pada generasi ini belum ada sistem operasi, maka sistem komputer diberi instruksi yang harus dikerjakan secara langsung.
• Generasi Kedua (1955-1965)
Generasi kedua memperkenalkan Batch Processing System, yaitu Job yang dikerjakan dalam satu rangkaian, lalu dieksekusi secara berurutan.Pada generasi ini sistem komputer belum dilengkapi sistem operasi, tetapi beberapa fungsi sistem operasi telah ada, contohnya fungsi sistem operasi ialah FMS dan IBSYS.
• Generasi Ketiga (1965-1980)
Pada generasi ini perkembangan sistem operasi dikembangkan untuk melayani banyak pemakai
sekaligus, dimana para pemakai interaktif berkomunikasi lewat terminal secara on-line ke komputer, maka sistem operasi menjadi multi-user (di gunakan banyak pengguna sekali gus) dan multi-programming (melayani banyak program sekali gus).
• Generasi Keempat (Pasca 1980an)
Dewasa ini, sistem operasi dipergunakan untuk jaringan komputer dimana pemakai menyadari
keberadaan komputer-komputer yang saling terhubung satu sama lainnya. Pada masa ini para
pengguna juga telah dinyamankan dengan Graphical User Interface yaitu antar-muka komputer yang berbasis grafis yang sangat nyaman, pada masa ini juga dimulai era komputasi tersebar dimana komputasi-komputasi tidak lagi berpusat di satu titik, tetapi dipecah dibanyak komputer sehingga tercapai kinerja yang lebih baik.

Kriteria Penjadual

Algoritma penjadual CPU yang berbeda mempunyai property yang berbeda. Dalam memilih algoritma yang digunakan untuk situasi tertentu, kita harus memikirkan properti yang berbeda untuk algoritma yang berbeda. Banyak kriteria yang dianjurkan utnuk membandingkan penjadual CPU algoritma. Kritria yang biasanya digunakan dalam memilih adalah:

1. CPU utilization: kita ingin menjaga CPU sesibuk mungkin. CPU utilization akan mempunyai range dari 0 ke 100 persen. Di sistem yang sebenarnya seharusnya ia mempunyai range dari 40 persen samapi 90 persen.
2. Throughput: jika CPU sibuk mengeksekusi proses, jika begitu kerja telah dilaksanakan. Salah satu ukuran kerja adalah banyak proses yang diselesaikan per unit waktu, disebut througput. Untuk proses yang lama mungkin 1 proses per jam; untuk proses yang sebentar mungkin 10 proses perdetik.
3. Turnaround time: dari sudur pandang proses tertentu, kriteria yang penting adalah berapa lama untuk mengeksekusi proses tersebut. Interval dari waktu yang diizinkan dengan waktu yang
dibutuhkan untuk menyelesaikan sebuah prose disebut turn-around time. Trun around time adalah jumlah periode untuk menunggu untuk bisa ke memori, menunggu di ready queue, eksekusi di CPU, dan melakukan I/O.
4. Waiting time: algoritma penjadual CPU tidak mempengaruhi waktu untuk melaksanakan proses tersebut atau I/O; itu hanya mempengaruhi jumlah waktu yang dibutuhkan proses di antrian ready. Waiting time adalah jumlah periode menghabiskan di antrian ready.
5. Response time: di sistem yang interaktif, turnaround time mungkin bukan waktu yang terbaik untuk kriteria. Sering sebuah proses bisa memproduksi output diawal, dan bisa meneruskan hasil yang baru sementara hasil yang sebelumnya telah diberikan ke user. Ukuran yang lain adalah waktu dari pengiriamn permintaan sampai respon yang pertama di berikan. Ini disebut response time, yaitu waktu untuk memulai memberikan respon, tetapi bukan waktu yang dipakai output untu respon tersebut.

Senin, 02 Februari 2009

Mengenai Tugas Sistem Operasi !!!

Jenis-jenis general purpose register dapat dijelaskan sebagai berikut :

1. AX (16 bit), terdiri dari AH (high byte/8 bit), AL (low byte/8 bit)Secara khusus sebagai Accumulator dan register serbaguna yang berfungsi sebagai masukan, atau menampung hasil proses / perhitungan (add, sub,mul, dan div) dan sering untuk menyimpan data sementara. Banyak instruksiyang dioptimasikan unjuk kerjanya jika beroperasi pada register accumulator. Pengoperasian data yang disimpan di accumulator sedikit lebih cepat dibanding bila data disimpan di register lain. Pada operasi pembagian, jika bilangan pembagi besarnya 16 bit, bilangan yang dibagi ditampung di pasangan register DX:AX. Setelah pembagian hasil ditampung di AX sedang sisa hasil bagi di DX. Bila bilangan pembagi besarnya 8 bit, bilangan yang dibagi ditempatkan di AX. Setelah pembagian, hasil bagi ditempatkan di AL sedang sisa hasil bagi di AH. Pada operasi perkalian, accumulator menampung bilangan yang akan dikali-kan. Hasil perkalian ditempatkan di register AX. Pada operasi I/O ke dan dari port, accumulator menampung data yang akan ditransfer.

2. BX (16 bit), terdiri dari BH (high byte.bit), AL (low byte/8 bit) Secara spesifik sebagai Base juga dan register serbaguna yang merupakan salah satu dari dua register base Addressing mode (penunjuk basis alamat),yang dapat mengambil atau menulis langsung dari/ke memory dengan segment DS (Data Segment) serta dapat dipakai sebagai pointer pada suatu basis data misalnya.

3. CX (16 bit), terdiri dari CH (high byte.bit), CL (low byte/8 bit) Secara spesifik sebagai Counter untuk meletakkan jumlah lompatan pada LOOP yang dilakukan, misal sebagai penunjuk berapa banyak perhitungan dilakukan. Berfungsi untuk menampung cacah perulangan suatu operasi (loop, string, shift, dan rotate). Register ini dapat dipakai sebagai penyimpan data sementara.

4. DX (16 bit), terdiri dari DH (high byte.bit), DL (low byte/8 bit)Secara spesifik sebagai Data juga sebagai register serbaguna yang digunakan sebagai penampung data tertentu (karakter, pointer, penentuan disk).4 tugas pokok register DX :· Mmbantu AX dalam proses perkalian dan pembagian, terutama perkaliandan pembagian 16 bit · DX merupakan register offset dari DS · Menunjukkan nomor port pada operasi port· Dipakai sebagai penampung sementara data. Dipakai berpasangan denganregister AX, operasi perkalian dan pembagian 16 bit. Pada operasi I/O ke dan dari port, DX menampung port yang akan diakses.

AX / BX / CX / DX

15 14 13 12 11 10 09 08 07 06 05 04 03 02 01 00

----------------------------------- ---------------------------------------

AH / BH / CH / DH AL / BL / CL / DL

Dari fungsi-fungsi register AX, BX, CX, DX dapat digolongkan sebagai register 'Data' karena kegunaan dan pemanfaatannya yang cenderung ke penampungan data, selain memiliki fungsi spesifik tetapi dapat saling tergantung.